Bujet Nikah Cuma 50 Juta? Nih, Tips Bikin Resepsi Pernikahan Murah tapi Istimewa!
Senin, 09 November 2015
Ketika banyak orang galau gara-gara
gagal terus dalam menjalin asmara, ada juga orang yang udah nemuin cinta
sejatinya tapi masih galau juga.
Tentunya perasaan galau itu bukan
disebabkan oleh pedihnya menjadi jomblo. Tapi gimana caranya menjalin
mahligai rumah tangga dengan sang cinta sejati. Ciee..cieee
Lebih spesifik lagi, orang yang udah
punya calon bisa jadi galau gara-gara bingung gimana caranya bikin
resepsi pernikahan murah. Mungkin ada yang berpendapat, resepsi gak
wajib.
Yang wajib ya nikah secara agama dan ada bukti surat nikahnya. [Baca: Bukan Cuma Pestanya, 7 Tips Mendaftarkan Pernikahan di Catatan Sipil Ini Wajib Diketahui!]
Tapi, siapa sih yang gak mau ngerayain momen bersejarah itu? Apalagi ngerayain secara besar-besaran…
Kalau kamu termasuk di antara deretan
orang yang galau itu, gak perlu khawatir. Di sini ada tips bikin resepsi
pernikahan murah tapi megah dengan bujet maksimal Rp 50 juta:
1. Bikin pos
Tentunya bukan pos siskamling yang
harus dibikin. Melainkan pos pengeluaran. Untuk mendapatkan kesan megah,
pos dekorasi sebaiknya dimaksimalkan.
- Tempat dan dekorasi: 30% = Rp 15 juta
- Katering: 30% = Rp 15 juta
- Pakaian: 10% = Rp 5 juta
- Hiburan: 6% = Rp 3 juta
- Undangan: 4% = Rp 2 juta
- Dokumentasi 10% = Rp 5 juta
- Berkas-berkas 2%= Rp 1 juta
- Konsumsi di rumah 3%= Rp 1,5 juta
- Tak terduga 5% = Rp 2,5 juta
2. Cari paket gedung
Setelah bikin pos pengeluaran, saatnya
hunting gedung pernikahan yang murah tapi gak murahan. Dengan bujet
terbatas, pastinya gak mungkin hunting ke hotel-hotel berbintang.
Cari paket resepsi pernikahan aja. Kalau belum punya calon, cari paket yang sekalian ngasih calon coba hehehe...
Banyak kok tempat nikah yang murah
karena menawarkan paket. Misalnya sewa gedung udah termasuk dekorasi,
sound system, AC, dan riasan pengantin.
Kalau bisa dapat paket yang murah,
bagus itu. Tinggal dimaksimalkan dekorasinya. Kalau gak dapet, show must
go on alias harus tetep lanjut.
Cari aula tempat ibadah, balai
pertemuan warga, atau gedung serbaguna yang sewanya di bawah Rp 5 juta.
Untuk mendapatkan kesan mewah, pasang dekorasi ala pernikahan mahal.
Contohnya bunga yang banyak, karpet
merah, gerbang bunga di pintu masuk. Jangan lupa pasang juga foto
prewedding di pintu masuk agar resepsi pernikahan murah itu terkesan
lebih eksklusif.
3. Makanan itu penting
Gak cuma soal dekorasi, resepsi bisa
dibilang megah karena makanannya juga. Contohnya nikah di hotel
berbintang 5 tapi hidangannya biasa aja. Ya, jatuhnya pestanya dianggap
biasa.
Ingat, hidangan di sini bukan hanya
soal kemewahannya, tapi juga rasanya. Nikah hidangannya sushi tapi kalau
rasanya gak enak ya podo bae ngapusi alias sama saja boong.
Mendingan hidangannya standar tapi
rasanya mak nyus. Karena itu, gak apa-apa keluar biaya sampai Rp 15 juta
buat katering demi mendapat kesan megah ini. [Baca: 5 Resep Anak Sulung Jokowi Sukses Berbisnis Catering dari Pinjaman Bank]
4. Gotong royong
Karena bujet minim, gak mungkin dong
sewa banyak tenaga buat kebutuhan pesta. Misalnya sewa orang buat pasang
tenda, masak-masak di rumah, atau jaga keamanan.
Duit sewa tenaga ini bisa dialokasikan
ke dekorasi dan katering. Sebagai gantinya, kerahkan anggota keluarga
buat bantu-bantu, termasuk urusan foto-foto dokumentasi.

Ini
salah satu manfaat tinggal di kampung. Kalau tinggal di kompleks elite,
kayaknya 99% gak bakal ada gotong royong pas ada warganya yang nikahan.
Lumayan kalau bisa ngirit duit banyak
dari hal ini. Kalau mengerahkan keluarga dan tetangga, paling hanya
perlu beli snack dan air putih kemasan.Rp 1,5 juta cukup lah yaaa…
Kalau lingkungan tempat tinggalmu masih
keren, yang ditandai dengan silaturahmi antar-tetangga yang baik, itu
lebih bagus lagi. Sebab artinya tetangga bakal sukarela mau membantu
jika ada yang punya hajar di lingkungan.
Kalau di daerah-daerah, tanpa dikomando
ibu-ibu bakal datang ke rumah orang yang punya hajat sambil bawa
peralatan masak. Kalau di Jakarta dan kota besar lain, gimana ya?
5. Ngapain beli?
Pernikahan megah gak mewajibkan
pengantinnya beli jas atau gaun buatan Anne Avantie. Cari saja yang
biasa, dan gak usah beli. Kalau sewa lebih murah, ngapain beli?
Sekalian cari jasa persewaan baju
pengantin yang menawarkan paket riasan dan dekorasi kalau bisa. Biar
lebih ngirit…hehehe…maksimal keluarin Rp 5 juta.
Agar mendapat suasana megah dalam resepsi, sewa baju adat saja, bukan pakaian modern. Sebab baju adat lebih netral.
Kalau dekorasinya udah bagus, pakai baju adat juga bakal kelihatan ganteng dan cantik. Sekalian mengangkat budaya lokal gitu.
6. Hiburan berkelas
Kalau mau sewa penyanyi, mending lagu-lagunya yang pop. Tapi bukan berarti dangdut itu gak berkelas.
Hanya, masyarakat pada umumnya merasa band pop lebih tinggi tingkatannya ketimbang artis dangdut. Apalagi band jazz.
Kalau mau yang netral, cari jasa hiburan penyanyi adat saja. Misalnya penyanyi lagu Jawa atau Batak.
Gak perlu sampai sewa band komplet
sampai ada instrumen harmonikanya. Organ tunggal juga udah oke kok.
Murah meriah lagi, cuma Rp 3 juta dapet organis sekaligus vokalisnya.

Resepsi dengan iringan musik jazz lebih
asoy dan wah ketimbang dangdut koplo. Tapi gakpapa sih koplo asal
artisnya terkenal kayak Ayu Ting Ting.
Walau bujet minim, kita tetep bisa
bikin resepsi pernikahan murah itu kelihatan megah dengan memutar otak.
Kalau harus sampai pinjam dana, pastikan dapat pinjaman dari pihak yang
terpercaya. [Baca: Siasat Biar Enggak Jadi Korban Penipuan Berkedok Kredit Tanpa Agunan Berikutnya]
Tips di atas tentunya cuma bersifat
garis besar. Untuk mendapat hitungan yang spesifik, kita sendiri yang
tahu karena kita yang akan menggelar acara itu.
Memang, ada istilah “ada harga ada rupa”. Tapi barang yang harganya mahal gak berarti kualitasnya selalu bagus. Begitu juga sebaliknya, so jangan sampai gagal nikah hanya karena bujet terbatas.

